Photo instagram by : @nancyngnancyng


Gunung Papandayan adalah gunung api yang terletak di Kabupaten Garut, Jawa Barat tepatnya di Kecamatan Cisurupan. Gunung dengan ketinggian 2665 meter di atas permukaan laut itu terletak sekitar 70 km sebelah tenggara Kota Bandung. Pada Gunung Papandayan, terdapat beberapa kawah yang terkenal. Di antaranya Kawah Mas, Kawah Baru, Kawah Nangklak, dan Kawah Manuk.
Lokasi : Gn. Papandayan, Garut. Jawa Barat. Photo by : @nancyngnancyng

Add caption


Pantai Suluban, Bali
Sudah Pernah (love)
Ingin Pergi (please!)
Credit: @haryadidr
Add caption



Lokasi: Gunung Prau, Dieng, Wonosobo, Jawa
Sudah Pernah (love)
Ingin Pergi (please!)
Credit: @teguhars
Add caption


Pulau Kenawa, Sumbawa Barat, NTB
Sudah Pernah (love)
Ingin Pergi (please!)
Credit: @officialananta_


Add caption




Air Terjun Tiu Kelep memiliki ketinggian 42 meter dan bertingkat-tingkat.  Terjunan airnya cukup deras dan besar dengan kolam yang terbentuk di bawahnya tidak begitu dalam hanya sepinggang orang dewasa.  Juga dasar kolam yang lembut dan datar memungkinkan pengunjung dapat berenang.  Selain itu menurut mitos yang beredar jikalau mandi di air terjun ini akan menyebabkan awet muda.
Dalam bahasa Sasak yang merupakan bahasa sehari-hari masyarakat Lombok, tiu berarti kolam, sedangkan kelep bermakna terbang. Terjemahan bebasnya adalah kolam tempat buih-buih air beterbangan. Pada saat-saat tertentu, butiran air yang beterbangan itu memunculkan pelangi di ujung air terjun. 
Air terjun ini masih berada dalam kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani dengan sumber airnya berasal dari Danau Segara Anak di puncak gunung Rinjani.  
Masih ada dua air terjun lagi di kawasan ini, yaitu Air Terjun Sendang Giladan Air Terjun Batara Lejang.  Posisi Air Terjun Tiu Kelep ini berada di antara dua air terjun tersebut.  Yang disebutkan pertama berada di bawahnya, dimana jatuhan air dari Air Terjun Tiu Kelep ini nantinya akan melewati tebing miring yang berlumut hijau membentuk Air Terjun Sendang Gila.  Sedangkan yang kedua berada di atasnya di bagian hulu.
Lokasi
Terletak di Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat.
Berjarak kurang lebih 60 km dari ibu kota Mataram.  Untuk menuju ke desa Senaru diperlukan waktu sekitar 2 hingga 3 jam dengan kendaraan roda empat dari pusat kota Mataram.  Ada dua rute yang bisa ditempuh untukj menuju kesana, yaitu pertama melalui Pusuk dan kedua melalui Pantai Senggigi.  Tidak ada kendaraan umum yang menuju langsung ke lokasi ini. Oleh sebab itu para pengunjung biasanya menyewa kendaraan di rental-rental mobil atau motor yang banyak ditemukan di pusat kota (Mataram atau Cakranegara).  
Kondisi jalan menuju air terjun ini kurang baik dengan menyusuri jalan setapak berbatu-batu, menembus hutan, naik turun beberapa batu besar dan batang pohon, menyeberangi sungai yang berbatu-batu licin dan agak deras arusnya.  Disarankan jika ingin menuju kesana untuk menyewa penunjuk jalan (guide) yang disediakan di pintu masuk atau membawa teman yang sudah pernah kesana. 
Dari pintu masuk di Desa Senaru perjalanan diawali dengan treckingmelewati tangga yang berlumut dan curam.  Setelah melewati tangga ambil belokan ke kanan, jikalau ke kiri ke arah Air Terjun Sendang Gila berada.  Waktu perjalanan menuju lokasi air terjun ini sekitar 1 jam perjalanan.
Tiket dan Parkir
Tiket masuk adalah Rp 5000/orang.
Fasilitas dan Akomodasi
Di kawasan objek wisata ini tidak ada fasilitas yang tersedia seperti toilet atau tempat ganti pakaian.  Disarankan untuk membawa makanan atau membeli dulu di warung-warung kecil di lapangan parkir dekat pintu masuk kerena di lokasi air terjun tidak ada yang menjual minuman atau makanan kecil tersebut.





Photo instagram by @edwinjoonathan

Pulau Padar adalah pulau ketiga terbesar di kawasan Taman Nasional Komodo, setelah Pulau Komodo dan Pulau Rinca. Pulau ini relatif lebih dekat ke Pulau Rinca daripada ke Pulau Komodo, yang dipisahkan oleh Selat Lintah.
Photo by @edwinjoonathan
Photo instagram by @kemalyahman


Ranu Kumbolo merupakan sebuah danau air tawar yang berada dalam naungan pemerintah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur yang terletak di Pegunungan Tengger, di kaki Gunung Semeru. Danau ini mempunyai luas area sekitar 15 hektar.
Bagi para pecinta alam dan backpacker, Ranu Kumbolo adalah tempat yang tidak asing lagi. Karena danau ini merupakan tempat transit bagi mereka yang akan melanjutkan perjalanan untuk mendaki puncak Mahameru di Gunung Semeru yang merupakan puncak tertinggi di pulau Jawa.
Photo by @kemalyahman